Jilid 3 \ 1160 - 1166 ( Bertengkar )

1160. Dari Abu Hurairah r.a., katanya: Dua orang laki-laki bertengkar, yang satu Islam dan yang satu lagi Yahudi. Orang Islam itu berkata: "Demi Tuhan yang memilih Muhammad lebih dari semua orang di dunia." Orang Yahudi itu berkata: "Demi Tuhan yang telah melebihkan Musa dari orang-orang sedunia." Orang Islam itu mengangkat tangannya dan menampar muka orang Yahudi. Orang Yahudi itu pergi menghadap kepada Rasulullah s.a.w. dan menceritakan kepada beliau apa yang telah terjadi antaranya dan orang Islam itu. Nabi saw. Memanggil orang Islam itu dan menanyakan halnya. Ia pun berceritalah kepada beliau. Nabi saw. Bersabda:"Janganlah kamu lebihkan saya dari Musa. Sesungguhnya manusia akan pengsan pada hari kiamat. Saya pun ikut pengsan bersama dengan mereka. Sayalah yang mula-mula sadar kembali. Tiba-tiba Musa berpegang di pinggir Arasy. Saya tidak tahu apakah Musa juga pengsan dan sadar lebih dulu dari ku, atau ia adalah orang dikecualikan oleh Tuhan.

1161. Dari abu Sa'id Al-Khudri r.a., katanya: Pada suatu waktu, ketika Rasulullah saw. sedang duduk-duduk, datanglah seorang Yahudi berkata: "Hai Abu Qasim! Seorang dari sahabat Tuan telah menampar muka saya." "Siapa?" Tanya beliau. Orang Yahudi itu menjawab: "Seorang Ansar." Kata beliau: "Panggillah orang itu!" Lalu beliau bertanya: "Engkau tampar dia?" Orang itu menjawab: Saya dengar ia bersumpah dipasar dengan berkata: "Demi Tuhan yang telah memilih Musa lebih dari segala manusia." Saya berkata: "Kamu telah berbuat jahat terhadap Rasulullah saw." Saya marah, lalu menampar mukanya. Nabi saw. berkata: "Janganlah kamu melebihkan seseorang dari para Nabi. Pada hari kiamat seluruh manusia pengsan. Saya adalah orang yang pertama-tama sedar kembali. Tiba-tiba saya jumpai Musa berpegang pada salah satu tiang Arasy. Saya tidak tahu apakah ia ikut pengsan atau sudah tidak pengsan lagi."

1162. Dan Anas r.a., ada seorang Yahudi yang memukul kepala seorang sahaya perempuan dengan dua batu. Sahaya itu ditanya: "Siapakah yang telah melakukan hal ini kepadamu! Si Anu atau Si Anu?" Ketika ia menyebutkan nama seorang Yahudi maka sahaya itu menganggukkan kepalanya. Orang Yahudi itu ditangkap dan ia mengaku. Kemudian Nabi memerintahkan agar kepala Yahudi itu dipukul pula dengan dua batu.

1163. Dari Ka'b r.a., ia menagih piutangnya kepada Ibnu Abi Hadrat dalam masjid sampai kedua orang itu mengeraskan suaranya sehingga kedengaran oleh Rasulullah s.a.w. Beliau waktu itu dalam rumah, lalu beliau ke luar melihat kedua orang itu. Ketika beliau membuka tirai kamar, beliau berkata: "Hai Kaab! Kaab menjawab: "Saya, ya Rasulullah!" Rasul berkata:. "Kurangkanlah piutangmu itu!" sambil memberi isyarat untuk mengurangi sebahagian dari hutangnya. Ia menjawab: "Telah saya lakukan, ya Rasulullah!" Beliau berkata kepada orang yang berhutang: "Bayarlah kepadanya."

1164. Dari Umar bin Khattab r.a.. katanya, Saya mendengar Hisyam bin Hakim bin Hizam membaca surah Furqan dengan cara yang berlainan dari apa yang saya baca, sedangkan Rasulullah s.a.w. pernah membacakan surah itu kepada saya. Hampir saya marah kepadanya. Saya tunggu sampai ia selesai solat. Lalu saya tarik kain tutup kepalanya dan saya bawa menghadap Rasulullah s.a.w. Saya berkata: "Saya mendengar orang ini membaca berlainan dari apa yang anda bacakan kepada saya." Beliau berkata: "Lepaskan dia!" Kemudian Nabi berkata kepadanya: "Bacalah!" Lalu ia membacanya. Rasul berkata: "Memang demikian surat itu diturunkan!" Kemudian ia berkata kepada saya: "Bacalah!" Lalu saya pun juga membacanya. Beliau berkata: "Memang, begitulah surah itu diturunkan. Sesungguhnya Quran diturunkan dari tujuh Qiraat. Maka bacalah dengan mudah daripadanya


1165. Dari Khabbab r.a., katanya: Saya adalah seorang tukang besi di zaman jahiliah. 'Ash bin Wail berhutang kepada saya beberapa dirham. Saya datang kepadanya menagih hutang itu. Ia menjawab: "Saya tidak akan membayar hutang kepada mu sebelum engkau kafir dengan Muhammad." Saya berkata: "Tidak, demi Allah! Saya tidak akan kafir dengan Muhammad s.a.w., walaupun engkau dimatikan Tuhan lalu dihidupkannya kembali." Kata 'Ash: "Biarlah saya mati, kemudian dihidupkan kembali, lalu saya diberi harta dan anak, baru saya bayar hutang saya kepada mu." Maka turunlah ayat yang bererti: "Adakah engkau lihat orang yang engkar terhadap tanda kebesaran Kami tetapi kendati pun begitu, ia berkata: Saya telah pasti akan diberi harta dan anak." (Haryam, 77)

1166. Dari Abdullah bin Umar r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda: "Janganlah memerah ternak orang lain tanpa izinnya. Apakah kamu suka kalau tempat minumnya didatangi orang, tempat menyimpan minumannya dipecah orang dan makanannya dibawa orang lain! Susu ternak itu adalah tempat menyimpan makanan mereka. Kerana itu, janganlah memerah ternak orang lain, melainkan dengan izinnya. "